Setiap orang memiliki masalah kecantikan, entah itu kulit berjerawat, timbul flke-flek hitam, rambut berketombe, rontok, ataupun kering dan kasar. Namun di samping itu, masalah kecantikan yang juga tidak kalah risaunya adalah bau badan. Pasalnya, kenyamanan dan ketentraman akan sangat terganggu bila bau badan sangat menyengat.

Bau Keringat

Banyak orang mengalami masalah ini dan sebagian besar menjadi minder. Masalah kecantikan seperti ini pada dasarnya bukan dihindari melainkan harus dihadapi supaya dapat terenyahkan. By the way, apakah Anda mengalami hal yang sama? Jika iya, melalui uraian di bawah ini Anda bisa mendapat tips untuk menetralisir masalah tersebut:

Pakai deodoran

Deodoran tentunya bukan suatu hal asing untuk didengar. Deodoran adalah salah satu peralatan kecantikan yang selalu rutin dipakai sehabis mandi. Wanginya yang harum akan memberikan kesejukan tahan lama, bahkan ketika badan berkeringat pun baunya tidak begitu menyengat. Untuk memilih deodoran yang tepat, selain dipertimbangkan dengan harga juga lihat pada kemasan produk. Harga barang sangat berpengaruh pada kualitasnya, begitu pula dengan kemasan pastikan memiliki izin edar dari PBOM supaya aman digunakan.

Namun, salah satu hal yang perlu digaris bawahi dalam hal ini adalah apabila berlebihan menggunakan deodoran, maka hal ini akan beresiko terhadap pakaian karena bisa berubah warna. Misalnya menggunakan deodoran pada kulit ketiak, lama-kelamaan warna baju yang tadinya putih relatif akan berubah menjadi kuning. Dengan kata lain, meskipun memiliki sisi positif untuk kecantikan tubuh, tapi penggunaan deodoran juga mempunyai efek negatif terhadap pakaian.

Manfaatkan daun sirih dan kemangi

Untuk menetralisir bau tak sedap dari keringat juga dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan tumbuhan herbal seperti daun sirih dan kemangi. Kedua daun herbal tersebut memiliki aroma yang harum sehingga secara tidak langsung hal ini akan mempengaruhi kondisi tubuh (bila digunakan secara rutin). Untuk daun sirih bisa digunakan pada saat mandi dengan cara daunnya digosok-gosokkan ke bagian badan yang sering tercium bau keringat, salah satunya di ketiak. Selain itu, daun sirih juga bisa dibuat ramuan untuk diminum dengan cara merebusnya terlebih dahulu.

Gunakan 1 genggam daun sirih, setelah dibersihkan campur sebanyak 2-3 gelas air. Rebus hingga mendidih kemudian diamkan sampai hangat kuku. Rasanya cukup pedas memang, akan tetapi khasiatnya relatif maksimal. Minum ramuan tersebut 2 hari sekali dan lakukan secara rutin. Sementara daun kemangi tidak perlu repot-rpeot untuk dibuat ramuan karena Anda bisa menjadikannya sebagai lalapan. Bahkan, ketika makan di lesehan pun daun kemangi tak pernah tinggal sebagai pelengkap lauk pauk yang disajikan. Daun kemangi juga lebih baiknya dikonsumsi secara rutin setidaknya 2 hari sekali. Dengan demikian, masalah bau keringat dapat teratasi secara maksimal.

Kurangi pengkonsumsian bawang

Salah satu bahan dapur yang membuat keringat menjadi bau adalah bawang. Memasak dengan menggunakan bawang dalam jumlah yang banyak memang dapat membuat masakan menjadi lebih harum. Akan tetapi aroma bawang yang menyengat malah akan memicu keringat menjadi bau. Oleh karena itu, untuk menyiasati kondisi seperti ini perlu mengurangi pengkonsumsian bawang, baik itu bawang putih maupun bawang merah. Jika biasanya menggunakan 3-4 siung bawang merah untuk menumis, ada baiknya hanya gunakan 2 siung saja. Lebih hemat untuk dapur dan lebih menyenangkan bagi diri sendiri.

Bau keringat memang suatu hal yang lumrah dialami oleh setiap orang. Namun, bau keringat yang menyengat tentu harus dinetralisir supaya tetap nyaman dan percaya diri.

pola-hidup-sehat-untuk-tips-kecantikanAda banyak orang di luar sana yang hidup semau mereka tanpa memikirkan dampak dari gaya hidup yang mereka terapkan. Kebanyakan dari mereka suka melakukan kebiasaan buruk, seperti merokok, begadang, mengkonsumsi minuman beralkohol, malas berolahraga, dan suka mengkonsumsi makanan cepat saji. Sadari bahwa pola hidup yang tak sehat akan membuat hidup tidak sehat pula. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat. Perlu diketahui bahwa dengan menerapakan gaya hidup ini, bukan hanya kesehatan tubuh saja yang didapat tapi juga manfaat kecantikan seperti disebutkan di bawah ini:

Terlihat awet muda

Perlu diketahui bahwa begadang dan merokok dapat membuat timbul kerutan di wajah karena begadang dapat menghambat proses regenerasi kulit dan kulit kering. Sedangkan ketika meroko, asap rokok yang mengenai wajah akan membuat wajah kotor dan tambah kering. Dalam waktu yang lama, hal ini akan menimbulkan kerutan di wajah sehingga wajah terlihat tua. Tentu tidak ada yang mau dibilang tua dengan umur yang masih 20-an. Sebaliknya, jika menerapkan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok dan begadang, kulit akan cukup berisitahat dan melakukan regenerasi sehingga tumpukan sel kulit mati terangkat dan kerutan di wajah akan berkurang. Dengan demikian, kulit akan terlihat awet muda. Hal ini akan semakin baik jika diiringi dengan mengkonsumsi makanan dan minuman sehat yang dapat mencukupi nutrisi dan vitamin untuk kesehatan kulit.

Memperkecil resiko jerawatan

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu penyebab jerawat adalah pola hidup yang tidak sehat. Sadari bahwa wajah yang berjerawat akan menjadi masalah tersendiri bagi penampilan. Banyak orang di luar sana yang menjadi kurang percaya diri dan merasa minder dengan masalah jerawat mereka. Di samping itu, mengobati atau menghilangkan jerawat bukanlah sesuatu yang mudah. Diperlukan dana yang tidak sedikit untuk melakukannya. Belum lagi, setelah jerawat hilang, biasanya timbul bekas jerawat baik itu berupa lubang atau flek-flek hitam pada wajah.

Namun, apabila gaya hidup sehat yang diterapkan, resiko jerawatan bisa diminimalisir sebaik mungkin. Gaya hidup sehat dapat membuat kebersihan kulit terjaga dan tetap sehat sehingga wajah tidak jerawatan. Memang masih ada resiko untuk mengalami masalah ini karena faktor genetik tapi hal itu tidak akan berlangsung lama dengan memiliki kulit wajah yang sehat dan terawat.

Memiliki kulit bersih dan sehat

Bakteri dan kuman dapat berkembang biak di kulit jika tumpukan sel kulit mati tidak terangkat secara maksimal. Di samping itu, jika toksin di dalam tubuh tidak dikeluarkan secara teratur, resiko untuk mengalami kulit kasar dan kering akan sangat besar. Hal ini tentu tidak akan terjadi apabila menerapkan gaya hidup sehat seperti beristirahat yang cukup, rajin berolahraga, dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat. Lalu, perawatan-perawatan kulit dengan bahan-bahan alami, seperti susu, madu, bengkoang, alpukat, dan lain sebagainya juga sangat membantu terciptanya kulit bersih dan sehat.

Well, tunggu apa lagi? Segera terapkan gaya hidup sehat mulai dari sekarang. Tidak ada kata terlambat selama mau mengaplikasinya. Ingat jangan ditunda-tunda dan jangan angin-anginan (tidak konsisten) dalam menjalankannya. Hasilnya memang tidak akan langsung terlihat dalam waktu 1 bulan tapi setelahnya Anda akan mendapatkan manfaat kecantikan yang membuat Anda tidak merasa rugi dan menyesal telah menerapkan gaya hidup sehat. Selamat mencoba dan semoga beruntung. 🙂